Energize Your Life!
Saat menghadapi masalah, kita selalu mengeluh mengapa kita yang ‘kecil’ mendapat masalah sebesar itu. Kita hanya bisa pasrah. Mengapa kita tidak ‘besarkan’ diri, sehingga masalah terasa kecil?
Beberapa hari yang lalu saat sedang berjalan-jalan di Mall Taman Anggrek – Jakarta, saya kebetulan masuk di sebuah toko perhiasan dan selintas melihat percakapan yang menarik antara seorang pembeli dan penjual.
Tiga tahun lalu ada kejadian yang menjadikan saya terkesan pada pujian. Saya melakukan percobaan memuji dan tidak. Saya lakukan pada peristiwa dan lokasi yang sama. Hasilnya ? Luar biasa berbeda.
Maafkan aku Ayah, aku tak pernah membayangkan sedemikian besar cinta dan pengorbananmu kepadaku. Kamu tak pernah mengeluh meski semua itu sering terbalaskan dengan bantahan dan sikap kurang hormatku.
Sewaktu usiaku belum lima tahun, aku hampir tak pernah mengenalnya. Bukan karena usiaku yang belum bisa mengenal secara detail siapapun, tapi lebih karena pria ini hampir tidak pernah kujumpai. Kecuali sesekali di hari minggu, ia seharian penuh berada di rumah dan mengajakku bermain. Namun meski sekali, aku merasa sangat senang dengan keberadaanya.
Meski sama-sama makhluk manusia, pria dan wanita mempunyai perbedaan yang cukup signifikan. Salah memahami bisa merusak hubungan yang terjadi. Lalu bagaimana resepnya supaya sukses menjalin hubungan?
Sebagian besar pria suka mendominasi remote control TV. Mereka suka mengganti channel selagi iklan. Padahal wanita tenang-tenang saja kalau nonton iklan. Kalau stres, wanita mencari coklat atau pergi shopping. Kalau pria stres, dia mulai mengeluarkan rokoknya. Atau bisa jadi marah-marah atau malah sebaliknya: diam saja.
Untuk mendapatkan bibir yang menawan,
ucapkanlah selalu kata-kata kebaikan.
Untuk mendapatkan mata yang indah,
lihatlah kebaikan pada diri setiap orang.
Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing,
berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan
Untuk mendapatkan tubuh yang indah,
berjalanlah dengan ilmu pengetahuan.
Kecantikan sejati terpancar dari jiwa.
Kecantikan seseorang tidak tergantung pada kehalusan wajahnya,
tidak terletak pada pakaian yang dikenakan,
bukan pada bentuk tubuhnya.
Tetapi.. pada matanya.
Cara dia memandang dunia,
karena di matanyalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia,
di mana cinta-kasih dapat berkembang, bertumbuh dan berbuah manis.
Hidup penuh dengan kesulitan. Bukan pada itu kita menyerah. Karena kuncinya ada pada kemauan kita. Maukah kita untuk berdiri dan mengejar impian kita? Ini sekelumit cerita orang yang pantang menyerah.
Dia lahir dalam kemelaratan. Dalam sepanjang hidupnya dia dihadang kekalahan demi kekalahan. Dia kalah dalam delapan pemilu. Dua kali gagal dalam bisnis. Juga mengidap gangguan urat saraf. Sebetulnya dia memiliki banyak alasan untuk menyerah berkali-kali, namun ia pantang menyerah. Dialah salah satu presiden terbesar dalam sejarah negaranya. Dia adalah seorang juara dan tak pernah menyerah.
Ini adalah sketsa perjalanannya menuju tangga kepresidenannya:
Recent Comments