Saat kecil kita punya cita-cita. Setelah kita mulai besar, cita-cita itu sering berubah. Namun masih berusaha dicapai. Ketika dewasa, mulai sadar cita-cita tak bisa dikejar lagi. Lha kalau mau mati?

Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal,
aku bermimpi ingin mengubah dunia.
Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,
kudapati bahwa dunia tidak kunjung berubah.

Maka kemudian cita-cita itu pun agak kupersempit.
Kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku
namun tampaknya, hasrat itupun tiada hasilnya.

Ketika usiaku semakin senja,
dengan semangatku yang masih tersisa,
kuputuskan untuk mengubah keluargaku,
orang yang paling dekat denganku.
Tetapi celakanya, merekapun tidak mau diubah!

Dan kini, sementara aku berbaring saat ajal menjelang,
tiba-tiba kusadari,
“Andaikan yang pertama-tama kuubah adalah diriku,
maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan,
mungkin aku bisa mengubah keluargaku.”

“Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,
bisa jadi aku pun mampu memperbaiki negeriku
Kemudian siapa tahu, aku bahkan bisa mengubah dunia!”


Share