<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mengobati Sakit Hati (5beta): Pengkhianat Cinta</title>
	<atom:link href="http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-5beta-pengkhianat-cinta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-5beta-pengkhianat-cinta/</link>
	<description>Energize Your Life!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 11:06:37 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Tragaperras</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-5beta-pengkhianat-cinta/#comment-1877</link>
		<dc:creator>Tragaperras</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2011 06:04:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=535#comment-1877</guid>
		<description>fabuleusa a lofos si direir prosare con dentro. ssesti burgacol se beisevo son taroncia mi flubeleis farrono y sseprer antes osomo.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>fabuleusa a lofos si direir prosare con dentro. ssesti burgacol se beisevo son taroncia mi flubeleis farrono y sseprer antes osomo.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sutriana lasmo</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-5beta-pengkhianat-cinta/#comment-1649</link>
		<dc:creator>sutriana lasmo</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 01:44:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=535#comment-1649</guid>
		<description>ina amat sedih dengan keputusan arman menikahi ita.
tapi ita redho dengan ketentuan allah,dan ina hanya bisa pasrah dan tawakal akan takdir hidupnya.berbulan bulan ina kecewa dan pada masa yang sama ina mendekatkan diri pada sang pencipta.sementara arman bahagia dengan ita..tapi kebahagiaan mereka tidak lama di sebabkan arman di hantui rasa bersalah terhadap ina..begitu juga dengan ita..rumah tangga mereka tidak temtram hal sepele di jadikan besar dan pada suatu hari mereka bertengkar hebat....dan si arman pergi dari rumah.pada saat itu penyesalan yang di alami arman sangatlah dasyat..dalam hati arman hanyalah ina,sedang ina yang jauh di sana sudahpun tentram dengan kehidupan yang sekarang biarpun tuhan belum memberikan gantinya.sementara arman dengan hati yang gundah mencari  cintanya yang pernah di khianatinya...arman menyesali semua perbuatanya mengkianati cinta yang dahulu pernah ada...sehinggakan pada suatu ketika mereka berjumpa di suatu tempat,dengan senyuman yang manis ina bertanyakan 
khabar pada arman
dengan bahagianya si arman pun menyambut pertanyaan ina,,dalam hati arman berharap ina masih lagi menyintainya.dengan tanpa rasa malau arman meluahkan hasratnya kepada ina...tapi dengan senyuman manis ina hanya berkata..
arman...aku mencintaimu karena ingin membuatmu bahagia..tapi jika kebahagiaanmu dengan ita akupun rela melepaskanmu..dengan hati yang penuh luka aku membawa diri dan hati ini mengadukan semua ini pada sang pencipta dan aku tiada pernah berdendam dengan kalian siang malam aku memohon pada yang Esa supaya aku di kuatkan iman,maafkan aku arman sekarang cinta sejatiku hanya untuk diriNya yaitu allah ta&#039;ala...dan ina pun berlalu dari tempat itu.dengan perasaan yang sedih arman pun berlalu dari tempat itu,the end.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ina amat sedih dengan keputusan arman menikahi ita.<br />
tapi ita redho dengan ketentuan allah,dan ina hanya bisa pasrah dan tawakal akan takdir hidupnya.berbulan bulan ina kecewa dan pada masa yang sama ina mendekatkan diri pada sang pencipta.sementara arman bahagia dengan ita..tapi kebahagiaan mereka tidak lama di sebabkan arman di hantui rasa bersalah terhadap ina..begitu juga dengan ita..rumah tangga mereka tidak temtram hal sepele di jadikan besar dan pada suatu hari mereka bertengkar hebat&#8230;.dan si arman pergi dari rumah.pada saat itu penyesalan yang di alami arman sangatlah dasyat..dalam hati arman hanyalah ina,sedang ina yang jauh di sana sudahpun tentram dengan kehidupan yang sekarang biarpun tuhan belum memberikan gantinya.sementara arman dengan hati yang gundah mencari  cintanya yang pernah di khianatinya&#8230;arman menyesali semua perbuatanya mengkianati cinta yang dahulu pernah ada&#8230;sehinggakan pada suatu ketika mereka berjumpa di suatu tempat,dengan senyuman yang manis ina bertanyakan<br />
khabar pada arman<br />
dengan bahagianya si arman pun menyambut pertanyaan ina,,dalam hati arman berharap ina masih lagi menyintainya.dengan tanpa rasa malau arman meluahkan hasratnya kepada ina&#8230;tapi dengan senyuman manis ina hanya berkata..<br />
arman&#8230;aku mencintaimu karena ingin membuatmu bahagia..tapi jika kebahagiaanmu dengan ita akupun rela melepaskanmu..dengan hati yang penuh luka aku membawa diri dan hati ini mengadukan semua ini pada sang pencipta dan aku tiada pernah berdendam dengan kalian siang malam aku memohon pada yang Esa supaya aku di kuatkan iman,maafkan aku arman sekarang cinta sejatiku hanya untuk diriNya yaitu allah ta&#8217;ala&#8230;dan ina pun berlalu dari tempat itu.dengan perasaan yang sedih arman pun berlalu dari tempat itu,the end.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ddin Imut Claluw</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-5beta-pengkhianat-cinta/#comment-1604</link>
		<dc:creator>Ddin Imut Claluw</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 12:02:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=535#comment-1604</guid>
		<description>gw bkin sad ending yg tragis ah ...
kan tadi ada yang bikin happy ending ..
hhehehe ..

---

Ina diam. Mengurung dirinya sendiri. Termangu menatap jendela. Air luruh dengan lembut dari langit. Hujan. Di tatapnya selembar foto dihadapannya dengan tatapan gamang. Debar jantungnya menguat menahan perih tak terhiraukan.

Ada dua hal yang ingin ia lakukan sekarang:
1. Membuat Ita mati kutu
2. Membuat Arman menyesal

Ina ingin menyayat pergelangan tangannya, dan membiarkan darah mengucur deras dari pembuluh nadinya. Namun itu bukan ide yang bagus. Penyelesaian paten untuk masalah sementara. Lalu apa yang harus dilakukan Ina? Ia memutar otak mencari ide. Ya! Sandiwara!

---

Terik. Siang itu, mungkin suhu sudah mencapai 32 derajat celcius. Ita menggandeng tangan Arman lembut. Mereka tersenyum. Ita bahagia, dan di benaknya, segala tentang Ina telah luntur. Mereka bahkan telah berencana untuk menikah. Seperti Ina dan Arman dahulu. Persiapan sudah matang. Dan hari ini adalah 2 minggu sebelum pernikahan mereka digelar.

Ina tahu itu. Tentang segalanya. Tentang rencana pernikahan Ita dan Arman. Rencana Ina sudah sama matangnya dengan rencana mereka. Bobby, sahabatnya rupanya mau diajak bekerja sama. Rencana Ina bahkan akan lebih menyakitkan di mata Arman dan Ita pasti akan mati kutu di hadapan Ina. Lihat saja, pembalasan Ina akan lebih-lebih-dan-lebih menyakitkan. 

Ina berdiri di tengah jalan. Arman dan Ita ada di sana. Mata Ina bersirobok dengan tatapan Arman. Arman hanya bisa menundukkan kepalanya. Sebuah mobil jeep melaju cepat menuju Ina. Ina menatap Arman dan menyunggingkan senyum separonya yang terukir sempurna di wajahnya. Arman tahu apa yang akan Ina lakukan. BUNUH DIRI. Arman berlari ingin menyelamatkan Ina. Ia melepaskan gandengan Ita dan berlari menuju Ina. Namun sial tak dapat di tolak, rem mobil Bobby blong. Bobby tak dapat mengendalikan laju mobilnya dengan baik dan menabrak tubuh Ina dengan mulus. Sebuah kebetulan yang tak terduga.

CRASH!!!

Darah berhamburan dari tubuh Ina. Tepat di hadapan Arman. Ina tadinya hanya berjarak 5 inch dari Arman. Di wajah Arman, semburat darah mengalir lembut. Ia jatuh terduduk. Ia tahu kalau selama ini yang dicintainya hanya Ina seorang. Matanya tiba-tiba kosong tak bercahaya. Wajahnya pucat. Dan di mata Arman semuanya terlihat gelap...

---

&quot;Selamat pagi. Ayo, diminum dulu obatnya.&quot; suara seorang suster mengalun lembut di ruangan 102. Namun tak ada sahutan. Di situ terduduk seorang lelaki yang telah kehilangan cintanya. Arman. Tatapannya masih kosong. Hampa. Ita sudah tak mengunjunginya. Tidak akan pernah mungkin. Hujan mendadak turun dengan derasnya. Lanskap pegunungan berpayung awan gelap yang teterpa hujan terlihat jelas dari kamar 102. Kamar yang juga menghadap ke gerbang depan. Di gerbang itu terukir jelas.

RUMAH SAKIT JIWA.

---

OOC:
1. cerita ini gatau bisa disambungin ato ndak ..
2. karakter bobby murni ngawur !

anyway , nie cuma iseng aja pgin bkin .. moga&quot; bisa berkesan di hati author asli .. hhehehe ..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gw bkin sad ending yg tragis ah &#8230;<br />
kan tadi ada yang bikin happy ending ..<br />
hhehehe ..</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Ina diam. Mengurung dirinya sendiri. Termangu menatap jendela. Air luruh dengan lembut dari langit. Hujan. Di tatapnya selembar foto dihadapannya dengan tatapan gamang. Debar jantungnya menguat menahan perih tak terhiraukan.</p>
<p>Ada dua hal yang ingin ia lakukan sekarang:<br />
1. Membuat Ita mati kutu<br />
2. Membuat Arman menyesal</p>
<p>Ina ingin menyayat pergelangan tangannya, dan membiarkan darah mengucur deras dari pembuluh nadinya. Namun itu bukan ide yang bagus. Penyelesaian paten untuk masalah sementara. Lalu apa yang harus dilakukan Ina? Ia memutar otak mencari ide. Ya! Sandiwara!</p>
<p>&#8212;</p>
<p>Terik. Siang itu, mungkin suhu sudah mencapai 32 derajat celcius. Ita menggandeng tangan Arman lembut. Mereka tersenyum. Ita bahagia, dan di benaknya, segala tentang Ina telah luntur. Mereka bahkan telah berencana untuk menikah. Seperti Ina dan Arman dahulu. Persiapan sudah matang. Dan hari ini adalah 2 minggu sebelum pernikahan mereka digelar.</p>
<p>Ina tahu itu. Tentang segalanya. Tentang rencana pernikahan Ita dan Arman. Rencana Ina sudah sama matangnya dengan rencana mereka. Bobby, sahabatnya rupanya mau diajak bekerja sama. Rencana Ina bahkan akan lebih menyakitkan di mata Arman dan Ita pasti akan mati kutu di hadapan Ina. Lihat saja, pembalasan Ina akan lebih-lebih-dan-lebih menyakitkan. </p>
<p>Ina berdiri di tengah jalan. Arman dan Ita ada di sana. Mata Ina bersirobok dengan tatapan Arman. Arman hanya bisa menundukkan kepalanya. Sebuah mobil jeep melaju cepat menuju Ina. Ina menatap Arman dan menyunggingkan senyum separonya yang terukir sempurna di wajahnya. Arman tahu apa yang akan Ina lakukan. BUNUH DIRI. Arman berlari ingin menyelamatkan Ina. Ia melepaskan gandengan Ita dan berlari menuju Ina. Namun sial tak dapat di tolak, rem mobil Bobby blong. Bobby tak dapat mengendalikan laju mobilnya dengan baik dan menabrak tubuh Ina dengan mulus. Sebuah kebetulan yang tak terduga.</p>
<p>CRASH!!!</p>
<p>Darah berhamburan dari tubuh Ina. Tepat di hadapan Arman. Ina tadinya hanya berjarak 5 inch dari Arman. Di wajah Arman, semburat darah mengalir lembut. Ia jatuh terduduk. Ia tahu kalau selama ini yang dicintainya hanya Ina seorang. Matanya tiba-tiba kosong tak bercahaya. Wajahnya pucat. Dan di mata Arman semuanya terlihat gelap&#8230;</p>
<p>&#8212;</p>
<p>&#8220;Selamat pagi. Ayo, diminum dulu obatnya.&#8221; suara seorang suster mengalun lembut di ruangan 102. Namun tak ada sahutan. Di situ terduduk seorang lelaki yang telah kehilangan cintanya. Arman. Tatapannya masih kosong. Hampa. Ita sudah tak mengunjunginya. Tidak akan pernah mungkin. Hujan mendadak turun dengan derasnya. Lanskap pegunungan berpayung awan gelap yang teterpa hujan terlihat jelas dari kamar 102. Kamar yang juga menghadap ke gerbang depan. Di gerbang itu terukir jelas.</p>
<p>RUMAH SAKIT JIWA.</p>
<p>&#8212;</p>
<p>OOC:<br />
1. cerita ini gatau bisa disambungin ato ndak ..<br />
2. karakter bobby murni ngawur !</p>
<p>anyway , nie cuma iseng aja pgin bkin .. moga&#8221; bisa berkesan di hati author asli .. hhehehe ..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nufie</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-5beta-pengkhianat-cinta/#comment-1586</link>
		<dc:creator>nufie</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 07:21:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=535#comment-1586</guid>
		<description>namun arman tak dapat pungkiri klu hatinya hanya milik ina, ita hanya pelampiasan arman karena sikap ina yang egois. ita sudah curiga dengan sikap arman yang hambar kpdnya. setlh ita menanyakan pada arman &quot;knp sikap arman hambar kpd ita&quot; maka, ita sadar dan paham atas keadaan arman dan membiarkan arman kembali ke ina. arman berusaha mencari dan menemui ina kmbali.tapi tetap saja arman belum bertemu ina. setelah 6 bulan arman mencari ina, dia mulai putus asa, namun arman tak menyerah dan percaya akan kekuatan cinta dan perubahan hidup seseorang. secara tidak sengaja arman bertemu ina di suatu mall, namun ina bersama seorang lelaki. mereka (ina dan arman) saling melihat dan menatap sejenak, lalu ina pergi dengan laki2 tadi. arman hanya terpaku dan menahan tangis. arman mengikuti ina sampai dirumahnya dan bertanya ke tetangganya dmn tempat kerja ina yang baru. katakanlah di sebuah perusahaan A. arman mulai kenal dengan teman2 ina dan mencari tahu tentang ina. arman mendapat no HP ina. arman menyuruh salah seorang teman ina untuk menanyakan dmn ina berada(sms). ternyata ina ada dirumah. akhirnya arman dengan berani menuju rumah ina yang baru dan bertemu dengan ibunya ina. arman disuruh masuk dan deketemukan dengan ina. ina marah dan masuk kamar lagi. ina sadar kalau ina sbnarnya masih sgt cnt pd arman. tidak pd pacar barunya. suatu saat ina berjalan dengan kekasih barunya dan ina berjalan disisi jalan dan hampir ditabrak mobil minibus . kekasih barunya itu tidak menyelamatkan ina tapi malah lari sendiri dan tiba2 tak sengaja arman melihat ina dan lari menuju ina dan mendorong ina ke tepi jalan lalu arman yang tertabrak mobil dan sampai luka parah akhirnya arman lumpuh. dirumah sakit arman hanya bisa berbisik mengatakan nama &quot;ina,ina,ina&quot; terus sepanjang hari.sudah 3hari arman tidak sadarkan diri dan ina tidak kujung juga menjenguknya. akhirnya ortunya arman bicara dengan ortunya ina. saat mereka bicara dirumah ina, ternyata ina tidak ada, dia pergi menemui arman di ruang rawat inapnya. hanya mereka berdua. ina menangis di samping arman. tak lama kemudian arman sadar dan tahu disampingnya ina sudah menangis. dibelakang ina ada pacar barunya ina dan nerkata&quot;ina hanya ingin hidup bersamamu arman&quot; lalu dia pergi. ina dan arman hanya bisa diam melhat itu. setelah 2 bulan arman keluar dari rumah sakit dan tetap lumpuh. ina dengan penuh kasih sayang merawat arman dan menikahi arman.
ni happy ending harusnya!!!!!!!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>namun arman tak dapat pungkiri klu hatinya hanya milik ina, ita hanya pelampiasan arman karena sikap ina yang egois. ita sudah curiga dengan sikap arman yang hambar kpdnya. setlh ita menanyakan pada arman &#8220;knp sikap arman hambar kpd ita&#8221; maka, ita sadar dan paham atas keadaan arman dan membiarkan arman kembali ke ina. arman berusaha mencari dan menemui ina kmbali.tapi tetap saja arman belum bertemu ina. setelah 6 bulan arman mencari ina, dia mulai putus asa, namun arman tak menyerah dan percaya akan kekuatan cinta dan perubahan hidup seseorang. secara tidak sengaja arman bertemu ina di suatu mall, namun ina bersama seorang lelaki. mereka (ina dan arman) saling melihat dan menatap sejenak, lalu ina pergi dengan laki2 tadi. arman hanya terpaku dan menahan tangis. arman mengikuti ina sampai dirumahnya dan bertanya ke tetangganya dmn tempat kerja ina yang baru. katakanlah di sebuah perusahaan A. arman mulai kenal dengan teman2 ina dan mencari tahu tentang ina. arman mendapat no HP ina. arman menyuruh salah seorang teman ina untuk menanyakan dmn ina berada(sms). ternyata ina ada dirumah. akhirnya arman dengan berani menuju rumah ina yang baru dan bertemu dengan ibunya ina. arman disuruh masuk dan deketemukan dengan ina. ina marah dan masuk kamar lagi. ina sadar kalau ina sbnarnya masih sgt cnt pd arman. tidak pd pacar barunya. suatu saat ina berjalan dengan kekasih barunya dan ina berjalan disisi jalan dan hampir ditabrak mobil minibus . kekasih barunya itu tidak menyelamatkan ina tapi malah lari sendiri dan tiba2 tak sengaja arman melihat ina dan lari menuju ina dan mendorong ina ke tepi jalan lalu arman yang tertabrak mobil dan sampai luka parah akhirnya arman lumpuh. dirumah sakit arman hanya bisa berbisik mengatakan nama &#8220;ina,ina,ina&#8221; terus sepanjang hari.sudah 3hari arman tidak sadarkan diri dan ina tidak kujung juga menjenguknya. akhirnya ortunya arman bicara dengan ortunya ina. saat mereka bicara dirumah ina, ternyata ina tidak ada, dia pergi menemui arman di ruang rawat inapnya. hanya mereka berdua. ina menangis di samping arman. tak lama kemudian arman sadar dan tahu disampingnya ina sudah menangis. dibelakang ina ada pacar barunya ina dan nerkata&#8221;ina hanya ingin hidup bersamamu arman&#8221; lalu dia pergi. ina dan arman hanya bisa diam melhat itu. setelah 2 bulan arman keluar dari rumah sakit dan tetap lumpuh. ina dengan penuh kasih sayang merawat arman dan menikahi arman.<br />
ni happy ending harusnya!!!!!!!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

