<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Enerlife &#187; Enerlife</title>
	<atom:link href="http://www.enerlife.web.id/v10/category/enerlife/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.enerlife.web.id/v10</link>
	<description>Energize Your Life!</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Oct 2011 01:57:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Terimalah Teman Sebagai Hadiah Dari Yang Atas</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/terimalah-teman-sebagai-hadiah-dari-yang-atas/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/terimalah-teman-sebagai-hadiah-dari-yang-atas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 05:42:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personality Building]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir positif]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[menjengkelkan]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[sakit hati]]></category>
		<category><![CDATA[sikap positif]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=577</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana kita bisa mengharapkan yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana mengajak yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan. Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/terimalah-teman-sebagai-hadiah-dari-yang-atas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyesali Menolak Seseorang Karena &#8216;Sempit&#8217; Melihatnya</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/menyesali-menolak-seseorang-karena-sempit-melihatnya/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/menyesali-menolak-seseorang-karena-sempit-melihatnya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 04:10:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[pacar]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[patah hati]]></category>
		<category><![CDATA[pria]]></category>
		<category><![CDATA[sakit hati]]></category>
		<category><![CDATA[suami]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=570</guid>
		<description><![CDATA[Kebanyakan kita, entah kapan, pernah ditolak seseorang karena kita tidak cukup cerdas, tidak cukup jangkung, tidak cukup gagah, tidak cukup tampan, tidak cukup cantik, tidak cukup kaya dan sebagainya. Dalam hati setiap orang ada kebutuhan untuk merasa dicintai, tanpa harus diperiksa dahulu apakah ia pantas menerimanya. -Maurice Wagner- Joe agak pemalu ketika masih remaja. Bahkan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/menyesali-menolak-seseorang-karena-sempit-melihatnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Doa Terkabul Dengan Cara Lain</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/doa-terkabul-dengan-cara-lain/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/doa-terkabul-dengan-cara-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 05:06:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir positif]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[frustasi]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[menjengkelkan]]></category>
		<category><![CDATA[sakit hati]]></category>
		<category><![CDATA[sikap positif]]></category>
		<category><![CDATA[tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=568</guid>
		<description><![CDATA[Dan kali inipun sang kakek menolak dan berkata dengan yakinnya bahwa dia telah berdoa dengan sangat sungguh-sungguh. Kali ini Tuhan pasti akan menghentikan hujan tersebut dan menolong si kakek. Ada seorang kakek yang sudah tua, tinggal di sebuah rumah di pinggiran desa. Kakek ini adalah seorang yang sangat saleh dan rajin beribadah kepada Tuhan. Si [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/doa-terkabul-dengan-cara-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Enerlife: Kita Dapat Bahagia Karena Kita Patut</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/enerlife-kita-dapat-bahagia-karena-kita-patut/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/enerlife-kita-dapat-bahagia-karena-kita-patut/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 05:26:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=552</guid>
		<description><![CDATA[Ketika anak tumbuh dewasa jadi nakal, orang tua heran. Bagaimana mungkin? Mereka memarahi anak, bagaimana susah payah mencari uang untuk kebahagian mereka. Namun anak membalasnya dengan kesengsaraan. Oleh: Mochamad Yusuf* Manusia bahagia bila ia dapat membuka mata, menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti. Manusia bahagia bila ia dapat melunakkan hatinya, menyadari banyak hal [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/enerlife-kita-dapat-bahagia-karena-kita-patut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengobati Sakit Hati (8): Nikmatnya Berbagi Ilmu</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-8-nikmatnya-berbagi-ilmu/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-8-nikmatnya-berbagi-ilmu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Nov 2009 05:38:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Mengobati Sakit Hati]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[frustasi]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[menjengkelkan]]></category>
		<category><![CDATA[pacar]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[patah hati]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[sakit]]></category>
		<category><![CDATA[sakit hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=544</guid>
		<description><![CDATA[Sang khatib sempat down. Bingung dan putus asa. Juga sakit hati. Rasanya ingin menutup saja bengkelnya. Lalu dia mencari pekerjaan sebagai mekanik. Dengan ketrampilan dan pengalamannya dia pasti bisa. Oleh: Mochamad Yusuf* Kekayaan apa yang dibagi-bagi justru tak habis? Kekayaan apa yang dibagikan sebanyak-banyaknya malah bertambah banyak? Kekayaan apa justru kalau banyak memilikinya malah mempermulia [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-8-nikmatnya-berbagi-ilmu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengobati Sakit Hati (5beta): Pengkhianat Cinta</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-5beta-pengkhianat-cinta/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-5beta-pengkhianat-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 05:36:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Mengobati Sakit Hati]]></category>
		<category><![CDATA[frustasi]]></category>
		<category><![CDATA[patah hati]]></category>
		<category><![CDATA[sakit hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=535</guid>
		<description><![CDATA[Satu kali pengkhianatan cinta sudah menyebabkan sakit hati yang sangat. Apalagi dua kali di waktu bersamaan! Sakitnya pasti tak terperikan. Untuk yang tak kuat mental, bisa fatal akibatnya. Oleh: Mochamad Yusuf* Pepatah bilang &#8220;Malang tak bisa ditolak, untung tak bisa dikejar.&#8221; Kadang hidup di dunia terasa seperti memecahkan satu misteri ke misteri lain. Misteri karena [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-5beta-pengkhianat-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengobati Sakit Hati (4): Karyawan Yang Disiakan</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-4-karyawan-yang-disiakan/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-4-karyawan-yang-disiakan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 05:33:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Mengobati Sakit Hati]]></category>
		<category><![CDATA[frustasi]]></category>
		<category><![CDATA[patah hati]]></category>
		<category><![CDATA[sakit hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=533</guid>
		<description><![CDATA[Air matanya meleleh. Dia putuskan untuk mengundurkan diri. Saat itu juga dia menulis surat pengunduran diri. Sebenarnya ini yang sudah ketiga kalinya. Tapi sekarang dia bertekat akan menyampaikan. Oleh: Mochamad Yusuf* Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan. Tuhanlah yang memiliki rencana atas kita. Meski begitu kita diperintahkan untuk selalu berusaha (ikhtiar). Iktiar adalah bentuk pencapaian takdir [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-4-karyawan-yang-disiakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengobati Sakit Hati (3): Godaan Anak</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-3-godaan-anak/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-3-godaan-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Oct 2009 05:30:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Mengobati Sakit Hati]]></category>
		<category><![CDATA[frustasi]]></category>
		<category><![CDATA[patah hati]]></category>
		<category><![CDATA[sakit hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=531</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Salah, kamu Pras,&#8221; kata Sentot membatin. Aku dan istri sejak dulu menginginkan anak. Menginjak pernikahan ke-12 tahun, dia belum dikaruniai anak juga. Padahal segala daya dan upaya telah dilakukan. Oleh: Mochamad Yusuf* &#8220;Tak gendong kemana-mana, tak gendong kemana-mana…,&#8221; suara ringtone memecah keheningan kamar itu. Terus berbunyi seperti tak menghiraukan kalau pemiliknya bisa saja mengindahkan. Sang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-3-godaan-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengobati Sakit Hati (2): Menghitung Nikmat</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-2-menghitung-nikmat/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-2-menghitung-nikmat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 05:26:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Mengobati Sakit Hati]]></category>
		<category><![CDATA[frustasi]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[patah hati]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[sakit hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=529</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang tak hanya air matanya yang meleleh. Dia terisak-isak. Dia teringat kedua orang tuanya. Ayahnya meninggal karena kecelakaan. Lalu ibunya juga meninggal sesaat setelah melahirkan adiknya. Oleh: Mochamad Yusuf* Agus, tak habis pikir bagaimana Tuhan masih tega memperlakukannya seperti ini. Apa yang kurang dilakukannya. Semua sudah dijalankan. Ibadah tak pernah ketinggalan. Tingkah lakunya sudah dijaga. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-2-menghitung-nikmat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengobati Sakit Hati (1): Tak Perlu Dendam di Hati</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-1-tak-perlu-dendam-di-hati/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-1-tak-perlu-dendam-di-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 05:30:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[Mengobati Sakit Hati]]></category>
		<category><![CDATA[cewek]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[kekasih]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[pacar]]></category>
		<category><![CDATA[pacaran]]></category>
		<category><![CDATA[perkawinan]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=523</guid>
		<description><![CDATA[Dia menangis bermalam-malam. Dan berbulan-bulan dia merasakan sakitnya hati bagai pisau ditusukkan dari belakang. Bagaimana mungkin tulusnya cinta dibalas dengan berpalingnya cinta. Oleh: Mochamad Yusuf* Pengusaha itu marah dan kecewa sekaligus. Puluhan tahun bisnis itu dikelola dari kecil sampai demikian besar. Berkali-kali dia menepis usaha yang meruntuhkan bisnisnya seperti demo dan upaya perusakan karena perusahaannya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengobati-sakit-hati-1-tak-perlu-dendam-di-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kemana Perginya Kejujuran Itu?</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/kemana-perginya-kejujuran-itu/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/kemana-perginya-kejujuran-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 05:27:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[nurani]]></category>
		<category><![CDATA[pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=521</guid>
		<description><![CDATA[Saya tercenung. &#8220;Ah, pedagang kecil, Suf,&#8221; kata saya dalam hati, &#8220;Untungnya sangat kecil. Kalau tak begitu, malah nggak dapat untung sama sekali.&#8221; Ah ya, mungkin ini hanya untuk pedagang kecil. Oleh: Mochamad Yusuf* Ada pasar di depan perumahan saya. Tidak cukup besar. Namun cukup lengkaplah. Masyarakat sekitar perumahan berbelanja di sini. Suatu waktu ketika jalan-jalan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/kemana-perginya-kejujuran-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Baju-baju Yang Menipu</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/baju-baju-yang-menipu/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/baju-baju-yang-menipu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 05:40:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir positif]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[sikap positif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=504</guid>
		<description><![CDATA[Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston. Mereka berjalan dengan malu-malu menuju kantor pimpinan Harvard University. Mereka meminta janji. Sang sekretaris universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/baju-baju-yang-menipu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berharap Yang Tidak Ada, Yang Ada Disiakan</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/berharap-yang-tidak-ada-yang-ada-disiakan/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/berharap-yang-tidak-ada-yang-ada-disiakan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 05:24:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[gigih]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[sabar]]></category>
		<category><![CDATA[takdir]]></category>
		<category><![CDATA[ulet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=519</guid>
		<description><![CDATA[Sering kita berharap terlalu tinggi. Sesuatu yang belum jelas, masih jauh di angan-angan. Ironisnya yang sudah ada dan yang sudah dimiliki disia-siakan. Yang terjadi kemudian adalah penyesalan. Oleh: Mochamad Yusuf* Waktu kecil suatu ketika saya disuruh makan, saya bilang, &#8220;Nggak dulu. Saya nunggu nasi selamatan tetangga sebelah.&#8221; Saya tahu tetangga sebelah ada acara syukuran. Karena [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/berharap-yang-tidak-ada-yang-ada-disiakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesadaran Tenggang Rasa di Jalan</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/kesadaran-tenggang-rasa-di-jalan/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/kesadaran-tenggang-rasa-di-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Oct 2009 05:13:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[kejujuran]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[nurani]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[tenggang rasa]]></category>
		<category><![CDATA[tepo seliro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=517</guid>
		<description><![CDATA[Benarkah bangsa Indonesia adalah bangsa yang penuh tenggang rasa/tepo seliro? Yakni begitu memperhatikan kepentingan yang lain. Namun kalau kita sempatkan melihat situasi di jalan, mungkin kita ragu. Oleh: Mochamad Yusuf* Pagi ini ketika berangkat kerja, terjadi kemacetan di sebuah jalan. Saya dan istri heran, jarang sekali sebenarnya jalan ini macet. Memang jalan ini sempit. Hanya [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/kesadaran-tenggang-rasa-di-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memetik Hikmah Reuni (2): Sangkar Kosong Ditinggal Terbang Jauh</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/memetik-hikmah-reuni-2-sangkar-kosong-ditinggal-terbang-jauh/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/memetik-hikmah-reuni-2-sangkar-kosong-ditinggal-terbang-jauh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 05:52:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[reuni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=511</guid>
		<description><![CDATA[Rumah besar itu kosong. Dulu penuh dengan keriuhan, gelak canda dan pertengkaran penghuninya, sekarang kosong. Penghuninya keluar rumah. Bahkan jauh ke luar negeri. Sekarang pemiliknya termangu sedih. Oleh: Mochamad Yusuf* Saat reuni kita sering bertukar kabar kondisi terakhirnya; tinggal di mana sekarang, kerja dimana, anaknya berapa. Setelah itu bercerita masa lalu yang mengesankan. Cerita suka [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/memetik-hikmah-reuni-2-sangkar-kosong-ditinggal-terbang-jauh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memetik Hikmah Reuni (1): Jalan Hidup Yang Berbeda</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/memetik-hikmah-reuni-1-jalan-hidup-yang-berbeda/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/memetik-hikmah-reuni-1-jalan-hidup-yang-berbeda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2009 05:48:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[reuni]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=509</guid>
		<description><![CDATA[Lebaran lalu anda mungkin dipenuhi dengan kunjungan reuni. Entah reuni kuliah, SMA, SMP, bahkan SD! Ada yang sukses, biasa, bahkan ada yang hebat padahal dulunya tidak. Amati bagaimana jalan hidupnya. Oleh: Mochamad Yusuf* Mendatangi reuni tentu saja menyenangkan. Bertemu teman yang mungkin sejak lulus sudah tidak berjumpa lagi. Itu mungkin sudah tahunan bahkan puluhan tahun [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/memetik-hikmah-reuni-1-jalan-hidup-yang-berbeda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mari Mudik Sebenarnya</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mari-mudik-sebenarnya/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mari-mudik-sebenarnya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 05:01:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=498</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini mungkin kita sudah kembali ke kota tempat mencari nafkah. Sebelumnya pas lebaran kita mudik ke kampung halaman. Kita temukan kebahagiaan dalam mudik itu. Tapi ada kenikmatan lain. Apa itu? Oleh: Mochamad Yusuf* Mudik adalah perjalanan ke kampung halaman. Tempat di mana kita dilahirkan dan dibesarkan. Atau tempat di mana orang tua tinggal. Bisa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mari-mudik-sebenarnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saya Malu dengan Ramadhan</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/saya-malu-dengan-ramadhan/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/saya-malu-dengan-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 05:45:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[idul fitri]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=507</guid>
		<description><![CDATA[Insya Allah hari ini puasa terakhir. Besok lebaran. Tapi di ujung Ramadhan ini saya malu. Malu dengan Ramadhan. 29 hari mengingatkan saya akan sesuatu. Sesuatu bisa dilakukan, meski tidak dilakukan. Bukan pada Zidan Ramadhan. Itu anak saya. Tapi pada bulan suci Ramadhan. Bulan Ramadhan mengingatkan saya telah melupakan sesuatu. Sesuatu yang seperti tidak bisa dilakukan. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/saya-malu-dengan-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengubah Cacian Jadi Kekaguman</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengubah-cacian-jadi-kekaguman/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengubah-cacian-jadi-kekaguman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2009 04:00:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[cacian]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[kesedihan]]></category>
		<category><![CDATA[kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[kesusahan]]></category>
		<category><![CDATA[makian]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[menjengkelkan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=475</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi besar tanpa penderitaan sekaligus cacian orang, itulah kemauan banyak sekali anak muda. Dan kalau memang kehidupan seperti itu ada, tentu ada terlalu banyak manusia yang juga menginginkannya. Sayangnya wajah kehidupan seperti ini tidak pernah ada. Sehingga jadilah cita-cita menjadi besar tanpa penderitaan hanya sebagai khayalan manusia malas yang tidak pernah mencoba. oleh Gede Prama [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/mengubah-cacian-jadi-kekaguman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Sebab Akibat</title>
		<link>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/hukum-sebab-akibat/</link>
		<comments>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/hukum-sebab-akibat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 05:39:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mochamad Yusuf</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[derma]]></category>
		<category><![CDATA[infaq]]></category>
		<category><![CDATA[kebahagiaan]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[kekayaan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.enerlife.web.id/v10/?p=463</guid>
		<description><![CDATA[Tidak perlu enggan menjalankan apapun atas dasar kebaikan. Jika saat ini belum kelihatan hasilnya, maka terus lanjutkan dan segera lupakan. Biarkan hukum sebab akibat mengatur siklusnya. Hukum Sebab Akibat The Law of Cause and Effect &#8220;Segala sesuatu yang terjadi tidak mungkin disebabkan oleh kebetulan, tentu ada sebabnya.&#8221; &#8211; Andrew Ho &#8211; Alam semesta yang begitu [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.enerlife.web.id/v10/2009/hukum-sebab-akibat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

