Energize Your Life!
Setiap saat selalu ada karunia-Nya. Minimal oksigen yang gratis, kesehatan yang prima. Lalu kenapa kita harus mengeluh atas kesusahan dan kesedihan di dunia bila sebenarnya rahmatNya lebih banyak?
Oleh: Mochamad Yusuf*
Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda? Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai? Merekalah sahabat-sahabat anda.
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan. Tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan. Tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya
- The Book of Virtues -
Hari minggu kemarin saya nonton film ‘Wanted’. Film aksi yang dibintangi Angelina Jolie ini sangatlah memikat. Tak hanya aksi film dan bintangnya, tapi pertanyaan yang diajukan film ini pada kita.
Oleh: Mochamad Yusuf*
Pertanyaannya adalah, “Apakah anda sudak eksis di dunia ini? Apakah keberadaan anda sudah diakui dan dicatat?” Cara menjawabnya cukup sederhana di film ini. Yakni memasukkan nama anda secara lengkap (ejaannya persis) di kotak pencarian Google. (Tambahkan tanda petik dua (“) di antara nama lengkap itu misal: “mochamad yusuf”).
Masalah adalah indikator kehidupan. Selama kita hidup, masalah akan senantiasa membayangi. Jika kita mampu ‘mengenali’ bahwa suatu masalah adalah masalah, itu sudah merupakan berkah tersendiri.
Menurut suatu laporan medis, 1 dari 400.000 bayi yang lahir setiap tahun akan menjalani kehidupan yang kurang menguntungkan. Mereka akan sering melukai diri sendiri, kadang bisa sangat parah dan tanpa menyadarinya.
(more…)
Bagaimana hidup ini seperti kalau kita sedang berdiang di depan perapian. Kita bisa duduk mendekat atau menjauhi perapian agar terasa nyaman. Terlalu jauh dingin, terlalu dekat akan terasa panas.
Dalam perjalananan menuju Sydney bulan Oktober tahun lalu, saya berkenalan dengan seorang nenek, berusia sekitar 65 tahun. Ia terbang sendirian dan bermaksud menengok salah satu anak dan cucunya yang tinggal menetap di Sydney. Kami sempat ngobrol banyak hal, termasuk kehidupan anak-anaknya di luar negeri, yang menurutnya kehidupannya sangat teratur.
Sebuah pelajaran hidup dari seorang pedagang sayur. Pelajaran dari orang yang kita anggap lemah. Pemahaman hidup dari orang yang kita sangka orang miskin. Pelajaran apakah yang bisa kita petik?
Kukenal Mbah Sarwi sebagai pedagang sayur di Pasar Minggu. Aku memang sering berbelanja sayur ke sana, sembari perjalanan pulang dari Jakarta ke Depok. Usianya mungkin sekitar 65 tahun.
Tubuhnya ringkih dibalut kain kebaya. Memang tampak sederhana karena Mbah Sarwi tidak memiliki perhiasan yang layak untuk dipamerkan. Kalaupun ada yang berharga, hanyalah sepasang anting emas di telinganya. Sementara ditangan kirinya terjuntai dua buah gelang karet berwarna kuning.
Apakah anda malu jadi orang Indonesia? Negara yang penuh carut marut dengan segala persoalan yang tak kunjung usai. Terlebih korupsi yang meraih predikat super. Berikut sajak satir dari Rosihan Anwar.
Oleh: H Rosihan Anwar
Aku tidak malu jadi orang Indonesia …
Biar orang bilang apa saja, biar, biar …
Indonesia negara paling korup di dunia
Indonesia negara gagal
Indonesia negara lemah
Indonesia melanggar HAM
Elite Indonesia serakah harta dan kekuasaan
Presiden-presiden Indonesia dilecehkan humoris
Recent Comments