Energize Your Life!
Para pakar kreatifitas menegaskan bahwa setiap orang memiliki potensi kreatif dan kreatifitas itu sendiri dapat dipelajari dan ditingkatkan. Memang, faktor-faktor seperti pengetahuan, penguasaan teknik, pengalaman praktis, dan motivasi sangat penting peranannya dalam membuka dan mengembangkan potensi kreatifitas. Namun, tak kalah penting adalah pengembangan kebiasaan-kebiasaan positif yang merangsang cara berpikir atau tindakan kreatif.
Kebiasaan adalah tingkah laku yang dijalankan secara konsisten dan berulang-ulang. Sementara kebiasaan kreatif adalah tingkah laku yang dijalankan secara konsisten yang berakibat pada lahirnya berbagai bentuk output kreatif.
Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk menjenguknya. Dan itu butuh proses.
Beberapa waktu yang lalu, di Mesir hidup seorang sufi yang tersohor bernama Zun-Nun. Seorang pemuda mendatanginya dan bertanya, “Guru, saya belum paham mengapa orang seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di zaman ini berpakaian necis amat perlu, bukan hanya untuk penampilan namun juga untuk tujuan banyak hal lain.”
Ah, betapa sederhananya. Bila kita mengaku berkuasa atas apa yang kita “miliki”, kita tercebur dalam lautan ilusi yang menenggelamkan saat apa yang kita “miliki” hanyut terdera ombak.
Di manakah kita bisa temukan keindahan hidup?Di sebuah sudut alun-alun kota ini, sepasang suami istri pedagang kaki lima meringkuk dalam tenda dikelilingi oleh beberapa anaknya.
Sebuah janji biasanya membutuhkan waktu yang lama untuk ditepati. Demikian pula halnya dengan impian. Tak hanya perlu perjuangan untuk mewujudkan, tapi juga ketekunan dan kesabaran.
Pada awal tahun 1950-an di sebuah kota kecil di California Selatan, seorang gadis kecil membawa setumpuk buku ke sebuah counter perpustakaan yang kecil.
Banyak diantara kita terlalu sibuk dengan aktifitas sehari-hari. Aktifitas dan rutinitas ternyata sudah ‘membunuh’ perhatian dan momen penting yang harus dinikmati bersama orang yang kita kasihi.
Ada seorang pengusaha muda yang pagi itu terburu-buru berangkat kantor karena ia bangun rada kesiangan. Sementara pagi itu ia ada meeting dengan rekan bisnisnya. Karena terburu-buru, ia tidak sempat menikmati sarapan pagi buatan isterinya. Ia lalu memutuskan untuk mampir ke sebuah toko untuk membeli roti sebagai ganti sarapan pagi. Pikirnya, “Nanti roti ini dimakan di kantor saja”.
Rasa tidak puas itu bisa positif atau negatif, karena faktor yang melekat pada seorang manusia. Namun seharusnya ditumbuhkan dan disalurkan dalam bentuk yang positif, konstruktif dan obyektif.
Puas adalah rasa dan yang namanya rasa itu sangat relatif dan subyektif. Satu hal sama bisa menimbulkan perasaan berbeda pada dua orang yang berbeda.
Ada 3 hari dalam hidup manusia, yang akan membayangi sejarah kehidupannya. Namun hanya 1 hari yang penting. Sayangnya mereka selalu mengkhawatirkan 1 hari yang lain dan terbebani 1 hari yang lain.
Yang pertama: hari kemarin.
Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan
dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat.
Lepaskan saja…
Recent Comments