Energize Your Life!
Bagaimana kita bisa mengharapkan yang terluka lututnya berlari bersama kita? Bagaimana mengajak yang takut air berenang bersama? Luka di lututnya dan ketakutan terhadap airlah yang mesti disembuhkan.
![]()
Seperti hadiah, ada yang bungkusnya bagus dan ada yang bungkusnya jelek. Yang bungkusnya bagus punya wajah rupawan, atau kepribadian yang menarik. Yang bungkusnya jelek punya wajah biasa saja, atau kepribadian yang biasa saja. Atau malah menjengkelkan.
Dan kali inipun sang kakek menolak dan berkata dengan yakinnya bahwa dia telah berdoa dengan sangat sungguh-sungguh. Kali ini Tuhan pasti akan menghentikan hujan tersebut dan menolong si kakek.
![]()
Ada seorang kakek yang sudah tua, tinggal di sebuah rumah di pinggiran desa. Kakek ini adalah seorang yang sangat saleh dan rajin beribadah kepada Tuhan. Si kakek dikenal di seluruh desa karena kebaikannya suka menolong orang dan taat beribadah.
Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston. Mereka berjalan dengan malu-malu menuju kantor pimpinan Harvard University. Mereka meminta janji.
Sang sekretaris universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.
Emas dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita mampu melihat ke kedalaman jiwa. Diperlukan kearifan untuk menjenguknya. Dan itu butuh proses.
Beberapa waktu yang lalu, di Mesir hidup seorang sufi yang tersohor bernama Zun-Nun. Seorang pemuda mendatanginya dan bertanya, “Guru, saya belum paham mengapa orang seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di zaman ini berpakaian necis amat perlu, bukan hanya untuk penampilan namun juga untuk tujuan banyak hal lain.”
Ah, betapa sederhananya. Bila kita mengaku berkuasa atas apa yang kita “miliki”, kita tercebur dalam lautan ilusi yang menenggelamkan saat apa yang kita “miliki” hanyut terdera ombak.
Di manakah kita bisa temukan keindahan hidup?Di sebuah sudut alun-alun kota ini, sepasang suami istri pedagang kaki lima meringkuk dalam tenda dikelilingi oleh beberapa anaknya.
Oleh: Mochamad Yusuf*
Sekelompok penyadap getah tergesa-gesa kembali ke desanya. Selain sudah cukup mendapatkan getah dari hutan, hujan turun deras terus-menerus. Mereka takut tidak dapat pulang karena satu-satunya jembatan yang ada sering terendam kalau hujan deras. Padahal sungainya sangat lebar. Dan tak mampu kalau berenang menyeberanginya apalagi kalau arusnya deras.
Sukses manjadi dambaan setiap orang. Sayangnya mereka tak memiliki modal yang cukup. Kemampuan apa yang harus dimiliki untuk mengubah nasib, dari individu yang biasa menjadi individu yang berhasil?
Bagi sebagian orang, sukses adalah sesuatu yang sepertinya memang sudah digariskan oleh Tuhan. Ini menimbulkan pandangan yang sifatnya deterministik atau menyerah kepada nasib. Akibatnya, jika orang sudah lebih dulu merasa dirinya tidak bernasib baik, maka sukses adalah sesuatu yang sulit digapai. Dari keyakinan yang sembrono inilah lahir banyak kegagalan.
Recent Comments