Energize Your Life!
Ketika anak tumbuh dewasa jadi nakal, orang tua heran. Bagaimana mungkin? Mereka memarahi anak, bagaimana susah payah mencari uang untuk kebahagian mereka. Namun anak membalasnya dengan kesengsaraan.
![]()
Oleh: Mochamad Yusuf*
Manusia bahagia bila ia dapat membuka mata, menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti. Manusia bahagia bila ia dapat melunakkan hatinya, menyadari banyak hal yang bisa membahagiakannya. Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri. Menerima banyak masukan dari berbahagai pihak.
Dia menangis bermalam-malam. Dan berbulan-bulan dia merasakan sakitnya hati bagai pisau ditusukkan dari belakang. Bagaimana mungkin tulusnya cinta dibalas dengan berpalingnya cinta.
Oleh: Mochamad Yusuf*
Pengusaha itu marah dan kecewa sekaligus. Puluhan tahun bisnis itu dikelola dari kecil sampai demikian besar. Berkali-kali dia menepis usaha yang meruntuhkan bisnisnya seperti demo dan upaya perusakan karena perusahaannya dianggap antek negara tertentu. Namun dia tetap tegar dan cerdas menangkis itu semua.
Menjadi besar tanpa penderitaan sekaligus cacian orang, itulah kemauan banyak sekali anak muda. Dan kalau memang kehidupan seperti itu ada, tentu ada terlalu banyak manusia yang juga menginginkannya. Sayangnya wajah kehidupan seperti ini tidak pernah ada. Sehingga jadilah cita-cita menjadi besar tanpa penderitaan hanya sebagai khayalan manusia malas yang tidak pernah mencoba.
oleh Gede Prama
Ini serupa dengan khayalan seorang sahabat Amerika yang bertanya: kenapa Yesus tidak lahir di Amerika di abad ke-21 ini? Rekan lainnya sesama Amerika menimpali sambil bercanda: memangnya ada wanita Amerika yang masih perawan? Namanya juga canda, tentu tidak disarankan untuk memikirkannya terlalu serius. Apalagi tersinggung. Namun bercanda atau tidak, serius atau sangat serius, kisah-kisah manusia kuat dan terhormat hampir semuanya berisi kisah-kisah penuh cacian sekaligus penderitaan. Sebutlah deretan nama-nama mengagumkan seperti Nelson Mandela, Mahatma Gandhi sampai dengan Dalai Lama. Semuanya dibikin kuat sekaligus terhormat oleh penderitaan.
Tidak perlu enggan menjalankan apapun atas dasar kebaikan. Jika saat ini belum kelihatan hasilnya, maka terus lanjutkan dan segera lupakan. Biarkan hukum sebab akibat mengatur siklusnya.
Hukum Sebab Akibat
The Law of Cause and Effect
“Segala sesuatu yang terjadi tidak mungkin disebabkan oleh kebetulan, tentu ada sebabnya.”
– Andrew Ho –
Alam semesta yang begitu besar beserta isinya ternyata tunduk dan patuh tehadap hukum alam. Salah satu hukum alam tersebut menegaskan bahwa segala sesuatu terjadi di alam semesta merupakan akibat dari sesuatu. Fenomena di seluruh belahan dunia, baik yang buruk atau positif, semua dikarenakan suatu sebab. Itulah yang dinamakan hukum sebab akibat, yang merupakan induk dari semua hukum alam yang ada.
Pada suatu zaman di Tiongkok, hiduplah seorang jenderal besar yang selalu menang dalam setiap pertempuran. Karena itulah, ia dijuluki “Sang Jenderal Penakluk” oleh rakyat.
Suatu ketika, dalam sebuah pertempuran, ia dan pasukannya terdesak oleh pasukan lawan yang berkali lipat lebih banyak. Mereka melarikan diri, namun terdesak sampai ke pinggir jurang. Pada saat itu para prajurit Sang Jenderal menjadi putus asa dan ingin menyerah kepada musuh saja.
Banyak diantara kita terlalu sibuk dengan aktifitas sehari-hari. Aktifitas dan rutinitas ternyata sudah ‘membunuh’ perhatian dan momen penting yang harus dinikmati bersama orang yang kita kasihi.
Ada seorang pengusaha muda yang pagi itu terburu-buru berangkat kantor karena ia bangun rada kesiangan. Sementara pagi itu ia ada meeting dengan rekan bisnisnya. Karena terburu-buru, ia tidak sempat menikmati sarapan pagi buatan isterinya. Ia lalu memutuskan untuk mampir ke sebuah toko untuk membeli roti sebagai ganti sarapan pagi. Pikirnya, “Nanti roti ini dimakan di kantor saja”.
Kesuksesan bukan semata-mata betapa keras otot dan tajam otak anda, namun juga betapa lembut hati anda dalam menjalani segala sesuatunya. Mulailah dengan melembutkan hati untuk keberhasilan anda.
Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta.
Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang.
Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan.
Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran.
Recent Comments